Artikel ini akan sangat istimewa untuk anda yang sedang mencari cara untuk mengecilkan perut buncit.
Mengapa demikian?
Karena selama ini banyak sekali teori yang beredar tentang cara mengecilkan perut yang buncit, tapi setelah diikuti ternyata tidak membuahkan hasil.
Penyebabnya ya karena teori-teorinya kebanyakan ditulis oleh orang yang tidak pernah mengalami sendiri dan kemudian berhasil.
+
Sementara, tips dalam artikel ini, seratus persen berdasarkan pengalaman nyata saya pribadi.
Pengalaman ketika saya buncit, dan kemudian perut saya kempes. Walau belum sixpack juga hehehe.
Dan tips ini, sudah dicoba dan dibuktikan lebih dari 500 orang, dengan tingkat keberhasilan 83%.
+
Agar lebih mudah, mari kita bahas saja satu persatu kelima cara yang pernah saya lakukan.
KURANGI KARBOHIDRAT
Dulu saya berpikir bahwa pada saat perut saya membuncit, itu artinya lambung saya mekar dan membesar.
Mungkin anda juga berpikir seperti itu. Jika ya, berarti saya dan anda sudah salah besar!
+
Karena memang lambung kita masih lambung yang sama. Ukurannya tidak berubah sama sekali.
Yang membuat perut kita buncit itu bukan lambungnya. Tapi karena pada lapisan luar lambung terdapat timbunan lemak.
Timbunan lemak di perut ini disebut Visceral Fat.
Dan semakin tebal lapisan lemak ini, maka perut anda akan semakin buncit.
+
Visceral fat ini sebenarnya punya manfaat yang positif, yakni untuk melindungi organ tubuh.
Jadi menghilangkan visceral fat ini tidak baik. Tapi kalau kebanyakan, ya bisa jadi berbahaya.
+
Nah sekarang kita persoalkan, mengapa virceral fat ini bisa banyak banget jumlahnya di perut kita.
Apa penyebabnya? Apa karena kita mengkonsumsi makanan berlemak secara berlebihan?
+
Jawabannya adalah tidak.
Walau teorinya begitu, tapi kenyataannya sama sekali berbeda.
Walau para dokter atau ahli nutrisi menyarankan kita menghindari makanam berlemak, dan kita sudah melakukannya, nyatanya perut kita masih buncit.
+
Bener, khan?
Pasti bener. Tanpa ketemu anda, saya yakin 100% anda yang perutnya buncit ini, pasti mengindari dan tidak makan makakanan berlemak.
Apalagi setiap hari, dan dalam jumlah berlebihan.
+
Jadi, sumbernya bukan pada makananan berlemak. Karena makanan jenis ini, sudah anda hindari.
Lantas, apa penyebab sebenarnya?
Ya lihat saja, apa saja yang sering banget anda makan setiap hari.
Contohnya, ya nasi. Juga mie, roti, atau makanan minuman manis lainnya.
Contoh di atas tidak banyak mengandung lemak. Tapi, lebih banyak mengandung karbohidrat.
+
Maka dapat saya simpulkan, penyebab perut membuncit bukanlah kebanyakan makan lemak.
Tapi karena anda terlalu banyak makan karbohidrat dan gula!
+
Sampai di sini, saya yakin anda pasti bertanya-tanya bagaimana ceritanya kok karbohidrat bisa berubah menjadi lemak di dalam tubuh.
Jika ya, silahkan anda baca tulisan saya yang membahas Bagaimana Proses Terbentuknya Lemak Badan.
+
Okey…
Karena saya sudah sadar bahwa karbohidratlah yang menyebabkan terjadinya timbunan di perut saya, maka hal yang pertamakali saya lakukan adalah mengurangi karbohidrat secara bertahap.
PROTEIN DAN LEMAK HEWANI
Mungkin anda langsung bertanya, apa enggak lemes kalau enggak makan nasi?
Jawabannya adalah : ya jelas lemeslah!
+
Itu kenapa saya sarankan agar anda mengurangi karbohidratnya secara bertahap. Prosesnya pun harus pelan-pelan.
Dan idealnya, ada mentor yang mendampingi, mengarahkan, dan mengevaluasi proses anda.
Saya sengaja membuat dietmentoring.com khusus untuk anda yang serius ingin berhasil mengecilkan perut buncit dalam 30 hari saja.
+
Saya berikan contoh saja bagaimana cara mengurangi karbohidrat.
Misal begini…
Pada saat makan seporsi nasi, anda harus mengukurnya. Kira-kira berapa sendok nasi dalam porsi makan anda.
Taruhlah ada 20 sendok makan nasi.
+
Cara menguranginya adalah, ambil hanya 17 sendok nasi saja.
Artinya, anda sudah mengurangi 3 sendok porsi nasi anda.
+
Hari kedua anda bisa makan 15 sendok. Hari ketiga anda bisa makan 12 sendok, dan seterusnya sampai anda terbiasa makan nasi sedikit saja.
Kalau ini anda lakukan sepuluh hari, maka di hari ke sepuluh, mungkin anda sudan bisa enggak makan nasi lagi.
+
Nah, selama 10 hari mengurangi itu, anda sebaiknya menambahkan porsi protein hewani.
Misal menambah ikan, telor, daging, ayam, dan sebagainya.
Tapi di 10 hari pertama ini, hindari dulu bagian hewan yang berlemak.
Misalnya kulit, usus, apalagi gajih.
+
Nah pada hari ke 11, anda seharusnya sudah bisa makan tanpa nasi.
Jadi yang anda makan benar-benar tinggal lauknya saja.
+
Saat sudah bisa stop nasi itulah, anda baru menambahkan makanan berlemak.
Lemak hewani lebih bagus. Misalkan butter, sandung lamur, kulit, dan bagian lainnya.
Khusus untuk gajih, brutu, atau jeroan, sifatnya fleksibel.
Kalau anda mau makan tidak dilarang. Kalau enggak mau makan juga enggak masalah.
+
Lemak nabati juga bagus. Misalkan alpukat, santan, olive oil, atau virgin coconut oil alias VCO.
Banyak orang yang tidak bisa konsumsi VCO, karena berbentuk minyak dan bikin perut mual.

Jika anda mengalami hal serupa, maka anda bisa mengkonsumsi Fat Activator. Dengan kandungan lebih baik dibanding VCO, Fat Activator berbentuk bubuk. Jadi bisa anda campur untuk minum kopi, teh, atau minuman lainnya.
+
Tapi ada lemak nabati yang harus dihindari adalah minyak biji bunga matahari, minyak jagung, minyak bekatul, dan minyak biji-bijian lainnya.
Alasannya, itu adalah jenis lemak berbahaya. Lemak terhidrogenesis namanya.
Gampangnya, dia bukan minyak tapi dipaksa jadi minyak hehehe.
+
Apakah konsumsi lemak model begini enggak bahaya?
Kan katanya lemak bisa bikin gendut, buncit, sakit jantung, dan kolesterol.
+
Saya jawab saja, bahwa itu cuma gosip.
Buktinya anda enggak makan lemak, tapi perutnya buncit, khan?
+
Kalau tidak percaya, anda bisa buktikan sendiri.
Silahkan kurangi porsi karbohidrat anda secara bertahap seperti yang saya jelaskan di atas.
Dan saat sudah bisa stop nasi, mie, atau roti, anda boleh konsumsi lemak.
+
Lalu lihat selama 10 hari, apakah perut buncit anda akan bertambah atau malah berkurang.
Dan soal lemak berbahaya atau bermanfaat, anda bisa membaca tulisan 5 Fakta Manfaat Lemak yang Sengaja Disembunyikan.
Kalau saya bahas di sini, nanti tulisannya akan terlalu panjang.
INTERMITTEN FASTING
Setelah hari ke 10 anda sudah bisa stop makan nasi, dan menunya sudah full protein dan lemak, saya yakin anda lebih cepat kenyang.
Dan kenyangnya jadi lebih lama. Karena itu anda jadi jarang kepengen makan.
Penjelasan mengapa menu hewani lebih cepat kenyang dan kenyangnya lebih lama, bisa anda baca di artikel : 3 Alasan Mengapa Anda Perlu Banyak Makan Menu Hewani.
+
Nah, kalau anda sudah jarang lapar, maka sebaiknya anda berpuasa.
Ada banyak jenis puasa yang bisa anda lakukan. Baik puasa spisitual, maupun punya intermitten.
+
Puasa spiritual artinya, ya puasa seperti yang dianjutkan agama anda.
Misal yang beragama islam. Puasa spiritual itu ya puasa Nabi Daud, puasa Senin Kamis, puasa Arafah, atau puasa Bulan Ramadhan.
Jadi aturan mainnya, ya sesuai aturan main agama masing-masing.
+
Sementara Puasa Intermitten, ini agak berbeda.
Secara teknis, dalam intermitten anda masih bisa minum selama berpuasa.
Intermitten Fasting umumnya dilalukan sejak jam 8 malam sampai jam 12 siang.
Jadi selama 16 jam itu anda masih boleh minum air putih, kopi pahit, teh tawar, air kaldu, dan minuman tanpa kalori lainnya.
Detail bagaimana cara melakukan Puasa Intermitten bisa anda baca di artikel : Cara Melakukan Puasa Intermitten Fasting.
+
Puasa ini manfaatnya banyak sekali bagi tubuh dan kesehatan kita.
Pernah saya bahas secara detail di artikel : 5 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan yang Wajib Anda Ketahui.
Salah satu manfaatnya adalah membakar lemak badan. Termasuk lemak di perut buncit anda.
+
Saat lemak badan, khususnya di perut anda bisa dikikis dan dibakar saat berpuasa, maka secara otomatis buncit di perut anda akan berkurang secara signifikan.
Tapi dengan catatan.
Menu makan saat buka atau breakfastnya tetap terjaga.
Yaitu, makanan rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan medium protein.
Khususnya yang berasal dari makanan hewani.
HINDARI STRESS DAN BEGADANG
Banyak orang menyepelekan dua hal ini. Mereka kira, tidak ada hubungannya dengan perut buncit.
Padahal, begadang dan stress itu salah satu sumber utama penyebab gendut dan buncit.
Penjelasannya bisa anda baca di dua artikel ini : Bagaimana Begadang Menyebabkan Obesitas dan Mengapa Kurang Piknik Menyebabkan Obesitas.
+
Intinya, pada saat begadang atau stress, tubuh akan memproduksi gula dalam jumlah besar.
Sehingga gula darah anda akan melonjak secara drastis.
Lalu kelebihan gula dalam darah itu akan diubah menjadi lemak.
Dan lemak itu akan disimpan di perut, bokong, dan lain sebagainya.
Itulah yang membuat perut anda makin buncit.
+
Karena itu jaga kualitas tidur anda. Hindari begadang, kecuali begadang yang ada manfaatnya.
Hindari juga stress. Buat hidup kita yang cuma sebentar ini seindah dan sebahagia mungkin.
OLAHRAGA RINGAN
Sebenarnya tidak ada olahraga yang bisa mengecilkan perut buncit. Sebab result dari olahraga adalah menaikkan masa otot, bukan mengurangi lemak yang menumpuk di perut.
Karena itulah, olahraga ini saya taruh di urutan terakhir.
+
Cara pertama sampai cara keempat fokus mengurangi lemak perut sekaligus mencegah timbunan lemak yang baru. Dan olahraga, fokusnya adalah mengencangkan otot perut.
Kalau otot perut kencang dan besar, maka saat lemak perut anda susut oleh cara pertama hingga ke empat, bentuk perut anda akan bagus.
+
Karena itu, olahraganya juga adalah olahraga yang berfokus di otot perut. Bukan olahraga cardio yang cuma menguras keringat.
Contoh olahraga yang cocok untuk mengencangkan otot perut adalah Plank, Workout, Squat, Bycicle Exercise, dan lain sebagainya. ][

